Showing posts with label V-class. Show all posts
Showing posts with label V-class. Show all posts

Tuesday, 12 January 2016

JAWABAN SOAL POSTEST COBIT V-CLASS KE-2



1.      Adakah tools lain untuk melakukan audit TI (Teknologi Informasi)? Jika ada sebutkan.
Jawab
Ada beberapa tools yang digunakan untuk melakukan audit TI, diantaranya ialah sebagai berikut,:
A.    ACL (Audit Command Language)
Perangkat lunak dalam pelaksanaan audit yang di design khusus untuk melakukan analisa data elektronik suatu perusahaan dan membantu menyiapkan laporan audit secara mudah dan interaktif. ACL dapat digunakan untuk user biasa atau yang sudah ahli.
B.     Picalo
Perangkat lunak yang dapat digunakan untuk melakukan analisa data yang dihasilkan dari berbagai sumber. Picalo dikemas dengan GUI (Graphis User Interface) yang mudah digunakan, dan dapat berjalan di berbagai sistem operasi.
C.    Metasploit
Perangkat lunak yang dapat membanttu keamanan dan sifat profesionalisme teknologi informasi seperti melakukan identifikasi masalah keamanan, verifikasi kerentanan, dapat melakukan scanning aplikasi website, dan rekayasa sosial.
D.    NMap (Network Mapper)
NMap bersifat open source yang digunakan untuk audit dalam hal keamanan. Sistem dan administrator menggunakan perangkat lunak ini sebagai persediaan jaringan, mengelola jadwal layanan untuk upgrade, jenis firewall apa yang sedang digunakan, dan lain-lain. NMap berjalan pada semua sistem operasi dan paket biner seperti Linux, serta dapat melakukan transfer data secara fleksibel.
E.     Wireshark
Jaringan terkemuka pada analyzer protocol. Perangkat ini dapat membantu dalam melakukan penangkapan dan interaksi dalam penelusuran lalu lintas yang berjalan pada jaringan komputer.

JAWABAN SOAL PRETEST COBIT V-CLASS KE-2


1.  Apa yang Anda ketahui mengenai COBIT (Control Ojective for Information and Related Technology)?
Jawab

COBIT adalah merupakan kerangka panduan tata kelola TI dan atau bisa juga disebut sebagai toolset pendukung yang bisa digunakan untuk menjembatani gap antara kebutuhan dan bagaimana teknis pelaksanaan pemenuhan kebutuhan tersebut dalam suatu organisasi. COBIT memungkinkan pengembangan kebijakan yang jelas dan sangat baik digunakan untuk IT kontrol seluruh organisasi, membantu meningkatkan kualitas dan nilai serta menyederhanakan pelaksanaan alur proses sebuah organisasi dari sisi penerapan IT.


COBIT digunakan secara umum oleh mereka yang memiliki tanggung jawab utama dalam alur proses organisasi, mereka yang organisasinya sangat bergantung pada kualitas, kehandalan dan penguasaan teknologi informasi. Berikut beberapa cakupan yang dimiliki COBIT,:
A.    Perencanaan dan Organisasi (Plan and Organise)
Domain ini mencakup strategi dan taktik yang menyangkut identifikasi tentang bagaimana TI dapat memberikan kontribusi terbaik dalam pencapaian tujuan bisnis organisasi sehingga terbentuk sebuah organisasi yang baik dengan infrastruktur teknologi yang baik pula. 

B.     Pengadaan dan Implementasi (Acquire and Implement)
Untuk mewujudkan strategi TI, solusi TI perlu diidentifikasi, dibangun atau diperoleh dan kemudian diimplementasikan dan diintegrasikan dalam proses bisnis. 

C.    Pengantaran dan Dukungan (Deliver and Support)
Domain ini berhubungan dengan penyampaian layanan yang diinginkan, yang terdiri dari operasi pada security dan aspek kesinambungan bisnis sampai dengan pengadaan training.

D.    Pengawasan dan Evaluasi (Monitor and Evaluate)
Semua proses TI perlu dinilai secara teratur dan berkala bagaimana kualitas dan kesesuaiannya dengan kebutuhan kontrol.

Monday, 2 November 2015

Jawaban PreTest Manajemen Kontrol Keamanan

Nama             : Jesicca
NPM               : 13112928
Tgl V-class   : 29 September – 05 Oktober 2015

1.      Untuk mengamankan suatu Sistem Informasi menurut anda apa saja yang perlu dilindungi?
Jawab
Keamanan informasi memproteksi informasi dari ancaman yang luas untuk memastikan kelanjutan usaha, memperkecil rugi perusahaan dan memaksimalkan laba atas investasi dan kesempatan usaha. Manajemen sistem informasi memungkinkan data untuk terdistribusi secara elektronis, sehingga diperlukan sistem untuk memastikan data telah terkirim dan diterima oleh user yang benar.
Aset untuk mengamankan suatu Sistem Informasi dapat di klasifikasikan menjadi 2, yaitu :
A.    Aset Fisik
Personnel, Hardware (termasuk media penyimpanan dan periperalnya), Fasilitas, Dokumentasi, dan Supplies.
B.     Aset Logika
Data / Informasi dan Software (Sistem dan Aplikasi).

Sedangkan, menurut keamanan informasi, Sistem Informasi yang harus dilindungi meliputi 5 bagian yaitu :
A.    Physical Security
Jenis keamanan yang memfokuskan strategi untuk mengamankan pekerja atau anggota organisasi, aset fisik dan tempat kerja dari berbagai ancaman seperti kebakaran, akses tanpa otorisasi (perijinan) dan bencana alam.
B.     Personal Security
Jenis keamanan yang sama seperti Physical Securityyang memfokuskan strategi untuk mengamankan pekerja atau pegawai organisasi.
C.    Operation Security
Jenis keamanan yang memfokuskan strategi untuk mengamankan kemampuan atau kinerja suatu organisasi agar berjalan tanpa ada gangguan.

D.    Communications Security
Jenis keamanan yang memfokuskan pada keamanan media komunikasi, teknologi komunikasi beserta dengan isinya, serta kemampuan untuk memanfaatkan alat ini dalam mencapai tujuan suatu organisasi.
E.     Network Security
Jenis keamanan yang memfokuskan pada keamanan jaringan data organisasi, jaringannya dan isinya, serta kemampuan dalam menggunakan jaringan tersebut untuk memenuhi fungsi dari sebuah organisasi.

Jawaban Post Test Manajemen Kontrol Keamanan

Soal Postest Manajemen Kontrol Keamanan
Nama              : Jesicca
NPM               : 13112928
Tgl V-class     : 29 September - 5 Oktober

1.      Aset Sistem Informasi harus dilindungi melalui sistem keamanan yang baik. Sebutkan dan jelaskan langkah-langkah utama pelaksanaan program keamanan tersebut?
Jawab
Langkah-langkah utama pelaksanaan Program keamanan yaitu ada beberapa cara diantaranya dapat dilihat dari gambar bawah ini:
A.    Persiapan Rencana Pekerjaan (Preparation of a Project Plan)
Perencanaan proyek untuk tinjaun kemanan mengikuti item sbb :
o   Tujuan Review
o   Ruang Lingkup (Scope) Review
o   Tugas yang harus dipenuhi
o   Organisasi dari Tim Proyek
o   Sumber Anggaran (Pendanaan) dan
o   Jadwal untuk Menyelesaikan Tugas


 

B.     Identifikasi Kekayaan (Identification of asset)
Katagori asset :
o      Personnel (end users, analyst, programmers, operators, clerks, Guards)
o Hardware (Mainfarme, minicomputer, microcomputer, disk, printer,   communication lines, concentrator, terminal)
o       Fasilitas (Furniture, office space, computer rrom, tape storage rack)
o      Dokumentasi (System and program doc.,database doc.,standards plans, insurance  policies, contracts)
o      Persediaan (Negotiable instrument, preprinted forms, paper, tapes, cassettes)
o      Data/Informasi (Master files, transaction files, archival files)
o      Software Aplikasi (Debtors, creditors, payroll, bill-of-materials, sales, inventory)
o   Sistem Software (Compilers, utilities, DBMS, OS, Communication Software, Spreadsheets)

C.    Penilaian Kekayaan (Valuation of asset)
Langkah ke tiga adalah penilaian kekayaan, yang merupakan langkah paling sulit. Parker (1981) menggambarkan ketergantungan penilaian pada siapa yang ditanya untu memberikan penilaian, cara penilaian atas kekayaan yang hilang (lost), waktu periodeuntuk perhitungan atas hilangnya kekayaan, dan umur asset. Berikut gambar Faktor Efek Penilaian Isu Keamanan.



D.    Identifikasi Ancaman-ancaman (Threats Identification)
            Dibawah ini gambar Lapisan Jenis Ancaman SI
Sumber ancaman External :
o   Nature / Acts of God
o   H/W Suppliers
o   S/W Suppliers
o   Contractors
o   Other Resource Suppliers
o   Competitors (sabotage, espionage, lawsuits, financial distress through fair or         unfair competition)
o    Debt and Equity Holders
o    Unions (strikes, sabotage,harassment)
o    Governmnets
o    Environmentalist (Harassment (gangguan), unfavorable publicity)
o    Criminals/hackers (theft, sabotage, espionage, extortion)

Sumber ancaman Internal :
o   Management, contoh kesalahan dalam penyediaan sumber daya, perencanaan dan   control yang tidak cukup.
o   Employee, contoh Errors, Theft (pencurian), Fraud (penipuan), sabotase, extortion (pemerasan), improper use of service (penggunaan layanan yg tidak sah)
o   Unreliable system, contoh Kesalahan H/W, kesalahan S/W, kesalahan fasilitas.

E.     Penilaian Kemungkinan Ancaman (Threats LikeIihood Assessment)
Contoh, perusahaan asuransi dapat menyediakan informasi tentang kemungkinan terjadinya kebakaran api dalam satu waktu periode tertentu.

F.     Analisis Ekspose (Exposures analysis)
Tahap analisis ekspose terdiri dari 4 tugas yaitu :
o   Identification of the controls in place
o   Assessment of the reliability of the controls in place
o   Evaluation of the likelihood that a threat incident will be successful
o   Assess the resulting loss if the threat is successful

G.    Adjust controls (Pengaturan Kontrol)

H.    Prepare Security report (Persiapan Laporan Keamanan)