Pengorganisasian
Laporan Penelitian
Laporan penelitian adalah karya tulis yang
mengemukakan hasil-hasil pengamatan dan analisi, baik dari lapangan, percobaan
laboratorium, ataupun sumber kepustakaan. Uraian-uraian yang dikemukakan didasarkan
data dan fakta objektif, sebagai dari hasil proses pengamatan dan analisis yang
telah dilakukan.
Karya ilmiah dapat disusun berdasarkan
hasil pengamatan. Suatu pengamatan dapat kita lakukan tehadap suatu tempat,
kebiasaan orang-orang disuatu tempat , kebiasaan orang-orang disuatu
perkampungan, dsbg. Dengan sebuah pengamatan,kita berusaha memperoleh gambaran
secara global mengenai hal-hal yang kita amati (Kosasih,2004).
Laporan penelitian dan pengamatan dapat dituliskan dalam
bentuk resmi atau popular. Laporan penelitian dan pengamatan yang ditulis
secara resmi memerlukan pengorganisasian penulisan. Pengorganisasian penulisan
adalah urutan logis penulisan laporan agar mudah dibaca dan mudah dipahami.
Secara garis besar, sebuah laporan penelitian dan pengamatan disusun menurut
sistematika berikut:
1.
Kelengkapan awal:
a. Halaman judul,
b. Kata pengantar,
c. Daftar isi,
d. Daftar table, gambar, dll.
2.
Bagian inti:
a. Pendahuluan:
i.
Latar
belakang masalah,
ii.
Ruang
lingkup masalah,
iii.
Tujuan,
iv.
Metode,
dll.
3.
Kelengkapan akhir:
a. Daftar pustaka, dan
b. Lampiran.
Penulisan
Kalimat Efektif Dalam Laporan Ilmiah
Kalimat efektif adalah kalimat yang
memiliki kemampuan untuk menimbulkan kembali gagasan pada pikiran
pendengar/pembaca seperti yang ada pada dalam pembicara/penulis. Kalimat efektif
mempunyai ciri-ciri sebagai berikut:
a. Mempunyai kejelasan subjek (S) dan predikat
(P).
b. Menggunakan kata dengan hemat.
c. Menunjukkan hal yang logis.
d. Memiliki ketepatan.
Referensi
Buku Paket Ganesha
Operation (GO) Kelas XI s/d XII
No comments:
Post a Comment