Tuesday, 29 October 2013

[Resume] Komunikasi Dalam Organisasi

Komunikasi didalam suatu organisasi sangatlah penting. Bayangkan saja, apa jadinya jika didalam suatu lingkup organisasi jika tidak ada organisasi? Terpecah belah dan tujuan yang sudah ditetapkan dari awal tidak bisa berjalan dengan lancar. Komunikasi adalah Suatu proses penyampaian pesan atau informasi dari satu  pihak ke pihak yang lain dengan tujuan yang sama.
Di dalam organisasi-pun ada tahap untuk menyalurkan ide melalui komunikasi, antara lain:
     Ide (gagasan)
     Penyaluran (Transmitting)
     Tindakan
     Pengertian
     Penerimaan
Banyak sekali di lingkup organisasi mengalami suatu hambatan. Hambatan didalam organisasi ini juga terbagi menjadi beberapa bagian,:
  Hambatan dari pengirim pesan. Misalnya pesan yang akan disampaikan belum jelas bagi dirinya atau pengirim pesan, hal ini dipengaruhi oleh perasaan atau situasi emosional.
  Hambatan dalam penyandian atau simbol. Hal ini dapat terjadi karena bahasa yang dipergunakan tidak jelas sehingga mempunyai arti lebih dari satu, simbol yang dipergunakan antara si pengirim dan penerima tidak sama atau bahasa yang dipergunakan terlalu sulit.
  Hambatan media, adalah hambatan yang terjadi dalam penggunaan media komunikasi, misalnya gangguan suara radio dan aliran listrik sehingga tidak dapat mendengarkan pesan.
  Hambatan dalam bahasa sandi. Hambatan terjadi dalam menafsirkan sandi oleh si penerima.
     Hambatan dari penerima pesan, misalnya kurangnya perhatian pada saat menerima atau mendengarkan pesan, sikap prasangka tanggapan yang keliru dan tidak mencari informasi lebih lanjut.
Hambatan dalam memberikan balikan. Balikan yang diberikan tidak menggambarkan apa adanya akan tetapi memberikan interpretatif, tidak tepat waktu atau tidak jelas dan sebagainya.
Hambatan Fisik. Hambatan fisik dapat mengganggu komunikasi yang efektif, cuaca gangguan alat komunikasi, misalnya: gangguan kesehatan, gangguan alat komunikasi dan sebagainya.
  Hambatan Semantik. Kata-kata yang dipergunakan dalam komunikasi kadang-kadang mempunyai arti mendua yang berbeda, tidak jelas atau berbelit-belit antara pemberi pesan dan penerima.
Hambatan Psikologis. Hambatan psikologis dan sosial kadang-kadang mengganggu komunikasi, misalnya; perbedaan nilai-nilai serta harapan yang berbeda antara pengirim dan penerima pesan.
 Dari segi sifatnya komunikasi dibedakan menjadi,:
     Komunikasi Lisan. Komunikasi yang berlangsung lisan / berbicara. Contoh: presentasi
     Komunukasi Tertulis. Komunikasi melalui tulisan. Contoh: email
  Komunikasi Verbal. Komunikasi yang dibicarakan/diungkapkan. Contoh: curhat
Komunikasi Non Verbal. Komunikasi yang tidak dibicarakan(tersirat). Contoh: seseorang yang nerves (gemetar)
Dari segi arahnya terbagi,:
     Komunikasi Ke atas. Komunikasi dari bawahan ke atasan
     Komunikasi Ke bawah. Komunikasi dari atasan ke bawahan
     Komunikasi Horizontal. Komunikasi ke sesama manusia / setingkat
  Komunikasi Satu Arah. Pemberitahuan gempa melalui BMKG(tanpa ada timbal balik)
Komunikasi Dua Arah. Berbicara dengan adanya timbal balik/ saling berkomunikasi
Menurut Lawannya dapat kita bedakan,:
     Komunikasi Satu Lawan Satu. Berbicara dengan lawan bicara yang sama banyaknya. Contoh: berbicara melalui telepon
    Komunikasi Satu Lawan Banyak (kelompok). Berbicara antara satu orang dengan suatu kelompok. Contoh: kelompok satpam menginterogasi maling
  Kelompok Lawan Kelompok. Berbicara antara suatu kelompok dengan kelompok lain. Contoh: debat partai politik
Adapun Menurut Keresmiannya :
  Komunikasi Formal. Komunikasi yang berlangsung resmi. Contoh: rapat pemegang saham
  Komunikasi Informal. Komunikasi yang tidak resmi. Contoh: berbicara dengan teman

   

1 comment: