Komunikasi didalam suatu organisasi sangatlah
penting. Bayangkan saja, apa jadinya jika didalam suatu lingkup organisasi jika
tidak ada organisasi? Terpecah belah dan tujuan yang sudah ditetapkan dari awal
tidak bisa berjalan dengan lancar. Komunikasi adalah Suatu proses penyampaian
pesan atau informasi dari satu pihak ke
pihak yang lain dengan tujuan yang sama.
Di dalam organisasi-pun ada tahap untuk
menyalurkan ide melalui komunikasi, antara lain:
☼
Ide
(gagasan)
☼
Penyaluran
(Transmitting)
☼
Tindakan
☼
Pengertian
☼
Penerimaan
Banyak sekali di lingkup organisasi mengalami
suatu hambatan. Hambatan didalam organisasi ini juga terbagi menjadi beberapa
bagian,:
☼ Hambatan dari pengirim pesan. Misalnya pesan yang akan disampaikan belum
jelas bagi dirinya atau pengirim pesan, hal ini dipengaruhi oleh perasaan atau
situasi emosional.
☼ Hambatan dalam penyandian atau simbol. Hal ini dapat terjadi karena bahasa yang
dipergunakan tidak jelas sehingga mempunyai arti lebih dari satu, simbol yang
dipergunakan antara si pengirim dan penerima tidak sama atau bahasa yang
dipergunakan terlalu sulit.
☼ Hambatan media, adalah hambatan yang terjadi dalam
penggunaan media komunikasi, misalnya gangguan suara radio dan aliran listrik
sehingga tidak dapat mendengarkan pesan.
☼ Hambatan dalam bahasa sandi. Hambatan terjadi dalam menafsirkan sandi
oleh si penerima.
☼
Hambatan dari penerima pesan, misalnya kurangnya perhatian pada saat
menerima atau mendengarkan pesan, sikap prasangka tanggapan yang keliru dan
tidak mencari informasi lebih lanjut.
☼ Hambatan dalam memberikan balikan. Balikan yang diberikan tidak menggambarkan
apa adanya akan tetapi memberikan interpretatif, tidak tepat waktu atau tidak
jelas dan sebagainya.
☼ Hambatan
Fisik. Hambatan fisik dapat mengganggu komunikasi yang efektif, cuaca gangguan
alat komunikasi, misalnya: gangguan kesehatan, gangguan alat komunikasi dan
sebagainya.
☼ Hambatan
Semantik. Kata-kata yang dipergunakan dalam komunikasi kadang-kadang
mempunyai arti mendua yang berbeda, tidak jelas atau berbelit-belit antara
pemberi pesan dan penerima.
☼ Hambatan Psikologis. Hambatan psikologis dan sosial
kadang-kadang mengganggu komunikasi, misalnya; perbedaan nilai-nilai serta
harapan yang berbeda antara pengirim dan penerima pesan.
Dari segi sifatnya komunikasi dibedakan
menjadi,:
☼
Komunikasi
Lisan. Komunikasi yang berlangsung lisan / berbicara. Contoh: presentasi
☼
Komunukasi
Tertulis. Komunikasi melalui tulisan. Contoh: email
☼ Komunikasi
Verbal. Komunikasi yang dibicarakan/diungkapkan. Contoh: curhat
☼ Komunikasi
Non Verbal. Komunikasi yang tidak dibicarakan(tersirat). Contoh: seseorang yang
nerves (gemetar)
Dari
segi arahnya terbagi,:
☼
Komunikasi
Ke atas. Komunikasi dari bawahan ke atasan
☼
Komunikasi
Ke bawah. Komunikasi dari atasan ke bawahan
☼ Komunikasi Horizontal. Komunikasi ke sesama
manusia / setingkat
☼ Komunikasi
Satu Arah. Pemberitahuan gempa melalui BMKG(tanpa ada timbal balik)
☼ Komunikasi
Dua Arah. Berbicara dengan adanya timbal balik/ saling berkomunikasi
Menurut
Lawannya dapat kita bedakan,:
☼
Komunikasi
Satu Lawan Satu. Berbicara dengan lawan bicara yang sama banyaknya. Contoh: berbicara
melalui telepon
☼ Komunikasi
Satu Lawan Banyak (kelompok). Berbicara antara satu orang dengan suatu
kelompok. Contoh: kelompok satpam menginterogasi maling
☼ Kelompok
Lawan Kelompok. Berbicara antara suatu kelompok dengan kelompok lain. Contoh:
debat partai politik
Adapun
Menurut Keresmiannya :
☼ Komunikasi
Formal. Komunikasi yang berlangsung resmi. Contoh: rapat pemegang saham
☼ Komunikasi
Informal. Komunikasi yang tidak resmi. Contoh: berbicara dengan teman
thnks untk poing nya, sangat membantu :D
ReplyDelete